widgets

Halaman

Jumat, 23 Agustus 2013

Ekstrim! Menuruni Bukit dengan Sepeda Kayu di Filipina

Unknown | Jumat, 23 Agustus 2013Jumat, Agustus 23, 2013 | | | | |

Sobat unik, Sport sepeda menuruni bukit lazimnya selalu dilengkapi dengan perlengkapan keamanan yang memadai bagi pengendaranya, seperti helm, wear pack, sepatu khusus serta body protector. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi suku Ifugao, yang berdomisili di daerah Banaue, Filipina.
Untuk menuruni bukit yang curam, penduduk suku Ifugao (sebutan orang-orang bukit di Filipina) punya cara yang ekstrim, yaitu mengendarai sepeda kayu buatan tangan yang meluncur dengan kecepatan 50 km/jam tanpa rem dan tanpa didukung oleh perlengkapan pengaman. Hebatnya lagi, kegiatan menuruni bukit yang curam dengan sepeda kayu ini sudah menjadi kebiasaan mereka sehari-hari.

2bfbra32 copy
Menuruni Bukit dengan Sepeda Kayu di Filipina (Sumber : odditycentral.com)

Selain terkenal dengan ladang sawah yang spektakuler, Daerah Banaue juga menjadi tempat terselenggaranya sebuah festival unik, yang dinamai Festival Imbayah.
Selama event berlangsung para pengrajin skuter kayu asal Banaue berlomba-lomba memamerkan karya terbaik mereka. Yakni, aneka desain skuter kayu yang dihiasi beragam ukiran unik, mulai dari hewan lokal dan burung kepala manusia.
Selain itu, dalam festival ini juga mempertontonkan perlombaan tradisional yang unik dan selalu menarik pengunjung dari seluruh dunia. Yakni perlombaan menuruni bukit dengan menggunakan skuter kayu.
Dengan bertelanjang kaki dan tanpa mengenakan perlengkapan pengamanan apapun, kecuali pakaian adat Suku Ifugao, para pemberani menuruni jalan berangin sepanjang 7 kilometer dari atas Bukit Banaue Rice Terraces menuju Kota Banaue. Curamnya jalan yang dituruni membuat kecepatan skuter yang dikendarai mencapai 50 km/jam. Padahal, skuter ini tidak dilengkapi dengan rem.

8z41ci23 copy
Sumber : dari berbagai sumber

Sepeda kayu bagi Suku Ifugao memang menjadi pilihan sarana transportasi sehari-hari dan sudah digunakan sejak berabad-abad lalu. Kendaraan ini dipilih karena harganya yang lebih murah dan hemat dibandingkan sepeda motor bertenaga gas.
Sepeda kayu yang nampak seperti skuter ini setiap hari digunakan para pria untuk mengangkut kayu atau hasil panen yang mereka dapatkan dari atas bukit menuju ke bawah. Untuk menyeimbangkan skuter, pada kedua sisinya hanya dilengkapi tali beban dan membiarkan gravitasi bekerja. (**)

If you found this post helpful. Share, Subscribe or Read Related Articles.

Get Updates

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

Share This Post

Related posts

0 komentar:

Flag National

Flag Counter
Copyright © 2013 The Unique Mc. Bloggerized byOzynetwork converted by BloggerTheme9
Blogger template. Proudly Powered by Blogger.
back to top